Senin, 29 November 2021

Membangun Pribadi Muslim Sejati Berjiwa Qur’ani dan Peduli Sesama with Lembaga Dakwah Kampus

Eh filmnya semalem bagus lhoo

Lagunya juga enak didenger

Romantis banget ceritanya

Uh pemerannya bikin melting

 

Sering ga kayak gitu waktu nonton film?

Terus senyum-senyum sendiri?

Kadang juga sampe nangis

Dan seakan akan kita jadi pemeran

 

Mungkin aku dan kamu pernah ya merasa gitu

Dan merasa itu manusiawi banget

Nonton film sekali sekali okelaahh

Baper sekali sekali bolehkan

Ga ganggu belajar dan kajian koo

 

Tapi pertanyaannya yakin sekali sekali?

Yakin ga ganggu belajar sama kajian?

Yakin itu cuma jadi selingan?

Ya kalo yakin sih Alhamdulillah

tapi inget setan masih berkeliaran cari gandengan

Cuma mau bilang hati-hati takutnya jadi sasaran

 

Pernah ga ngrasa uwu pas baca Qur’an?

Pernah ga senyum-senyum sendiri

pas baca ayat yang cerita tentang kenikmatan surga?

Pernah ga nangis pas baca ayat tentang siksaan?

Atau jangan jangan kita hanya baca tanpa perasaan?

Astagfirullah, semoga Allah ampunkan

Muhasabah diri mungkin bisa jadi permulaan

Untuk memulai kehidupan yang lebih bermakna

Sepucuk pengingat untuk aku, kamu, dan kita semua

 

Kepribadian sangat dipengaruhi oleh keyakinan diri dan lingkungan. Sebagai seorang muslim sudah seharusnya kita yakin pada Allah dan Rasul-Nya. Keyakinan ini yang akan membentuk kepribadian seorang muslim, Karena ketika kita yakin pasti apapun akan kita lakukan. Melihat para sahabat yang tetap bepegang teguh pada keimanan walau ujian terus berdatangan. Walau kematian ada di depan mata tapi hati tetap yakin pertolongan Allah pasti datang. Sebuah kedahsyatan iman yang mampu menguatkan kita, mampumerubah kepribadian kita, dan mampu mengubah hidup kita.

Pun dengan lingkungan, jangan suka menyalahkan. Sering ga sih kita bilang lingkunganku kan ga mendukung, lingkunganku beda, aku ga bakal bisa mencapai ini itu. Mengapa harus menyalahkan, bukankah itu sudah menjadi ketetapan Sang Maha Rahman. Yakin aja pasti ada hikmah dibalik semua ketetapan-Nya.

Muslim sejati adalah dia yang hidup bersanding dengan Al Qur’an, maka buatlah lingkungan yang bernuansa Qur’an. Biasakan kita bawa Al Qur’an kemana saja kita pergi. Kita taruh Al-Qur’an di tempat yang mudah kita lihat dan kita jangkau. Buat target tilawah, target hafalan, ikut kajian, dan sebagainya.

Jangan banyak alasan dalam melakukan kebaikan. Sekarang banyak kemudahan yang ditawarkan. Apalagi masa pandemi ini, kajian ga perlu bayar, dan cukup dari rumah aja, yekannn.

Lembaga Dakwah Kampus (LDK) merupakan salah satu lingkungan yang bisa mendukung niat baik kita. Bersama sama akan menumbuhkan semangat dan pastinya akan terbentuk ukhuwah dengan pribadi muslim sejati dan berjiwa Islami. Berjuang bersama di LDK juga bukan hanya soal memperbaiki diri sendiri namun peduli terhadap sesama, saling merangkul, saling menasehati agar kelak dapat berkumpul di surga.

Al Qur’an mengajarkan kebersamaan dalam berbuat kebaikan. Meniti jalan bersama pejuang LDK merupakan usaha untuk membumikan Al-Qur’an. Berjuang bersama di LDK bukan hanya soal memperbaiki diri sendiri namun juga menebar kebermanfaatan dan peduli terhadap sesama, saling merangkul, saling menasehati agar kelak dapat berkumpul di surga.